Login

Remember Me

       

Contact Us

Alamat :

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat
Jl. M. Hambal No. 3 Pontianak 78121

Phone 0561 8101080
Fax 0561 766038 

Pengaduan 081352056399

email : disbun@kalbarprov.go.od / disbunkalbar@gmail.com

UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan                                      Jl. Budi Utomo No. 56 B, Siantan Hulu Pontianak 78242

 

Top Panel
- - - - - -

Pengolahan, Pemasaran dan Pembinaan Usaha

Penandatanganan Kesepakatan (MoU) Tata Niaga Bokar antara UPPB/Kelompok Pengumpul dengan PT. New Kalbar Processors

Penandatanganan MoU/Kerjasama Kemitraan antara Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB)/Kelompok Tani dengan PT. New Kalbar Processor. Penandatangan kerjasama yang dilakukan pada hari Selasa, 1 September 2020 tersebut bagian dari rangkaian strategi pembenahan tata niaga karet melalui Networking Entrepreneurship yang diinisiasi oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar.

Dalam MoU hadir langsung menyaksikan Sekda Provinsi Kalbar, Kadisbun Kalbar dan beberapa OPD terkait, pihak perusahan serta lainnya.

Ada dua yang melakukan MoU yakni UPPB Sindak Citra dan Kelompok Tani Buluh Serumpun. Kedua lembaga petani tersebut berasal dari Kabupaten Sambas.

Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero mengungkapkan perbedaan harga antara pabrik dan petani sangat tinggi, karena rantai pasok yang terlalu panjang sehingga karet kehilangan nilai tambah.

"Rantai pasok komoditas karet melibatkan dua hingga tiga tingkat perantara atau pengepul. Kondisi tersebut juga diperparah dengan pengepul yang seenaknya mengatur harga, yang mengakibatkan harga yang diterima petani rendah dan tidak menguntungkan,"jelas dia.

Strategi tata niaga produk karet melalui Networking Entrepreneurship menjadi alternatif yang sangat relevan dengan kondisi lapangan, sistematis dan berdampak luas kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Hal itu juga sejalan dengan keinginan Gubernur Kalbar agar petani bisa sejahtera dengan nilai tukar petani dan pendapatan petani lebih baik.

Salah satu upayanya, adalah mendorong lahirnya Unit UPPB ini nantinya akan memperpendek rantai pasok karet sekaligus menjaga mutu karet.

“UPPB ini bisa melakukan MoU atau kerja sama dengan perusahaan karet seperti hari ini. Ke depan agar lebih banyak dan masif diperlukan dukungan dari pemerintah daerah. Kuncinya ada di daerah, bagaimana mereka bisa seoptimal mungkin mendukung tata niaga karet ini,” kata dia

Inisiasi MoU antara Kelompok Unit Pengolah dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) dengan Pabrikan Karet (PT. NKP)

Inisiasi MOU (Kesepakatan) antara kelompok Unit Pengolah dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) dengan Pabrikan Karet sebagai salah satu wujud Implementasi Strategi Tata Niaga produk karet melalui Networking Entrepreneurship/Jejaring Wirausaha (Strategi NE-JW)...UNTUK KARET YANG LEBIH MENSEJAHTERAKAN.

Terima Kasih kepada Ibu Minah Sehan, Pak Hendry dan Kang Asep dari PT. New Kalbar Processor (NKP) yang telah bersedia untuk menerima TimTata Niaga Produk Karet Kalbar sekaligus siap bekerjasama dengan UPPB untuk menerima pasokan Karet bermutu dari UPPB...semoga dapat menjadi percontohan bagi seluruh kabupaten yang memiliki komoditas karet sebagai produk unggulannya. Penandatanganan MOU akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni tgl 25 Agustus 2020 antara 2 kelompok UPPB kabupaten di Sambas dan PT. NKP. semoga sukses selalu.

Dukungan Komitmen Pemda Bengkayang dalam Penerapan Strategi Tata Niaga Produk Karet

Optimalisasi subsektor perkebunan di Kabupaten Bengkayang untuk menggerakan perekonomian masyarakat di daerah. Melalui mapping permasalahan yang ada baik di perkebunan masyarakat maupun korporasi (perusahaan) sehingga bisa mencari solusi yang tepat yg memberikan manfaat untuk semua. Pemerintah berdaya, masyarakat sejahtera, dan investasi berkembang.
Terima kasih Pemda Bengkayang, DPRD Bengkayang dan BPN Bengkayang atas respon dan rencana tindak lanjutnya.
Terutama dalam mendukung strategi Tata Niaga Produk Karet melalui Networking Entrepreneurship (Jejaring wirausaha) agar karet bisa mesejahterakan masyarakat.