Login

Remember Me

       

Contact Us

Alamat :

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat
Jl. M. Hambal No. 3 Pontianak 78121

Phone 0561 8101080
Fax 0561 766038 

Pengaduan 081352056399

email : disbun@kalbarprov.go.od / disbunkalbar@gmail.com

UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan                                      Jl. Budi Utomo No. 56 B, Siantan Hulu Pontianak 78242

 

Top Panel
- - - - - -

Pengolahan, Pemasaran dan Pembinaan Usaha

Kunjungan kerja ke Unit Pengolahan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) Sidak Citra di Desa Tengguli, Kec. Sajad, Kab. Sambas

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero melakukan kunjungan kerja ke Unit Pengolahan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) Sidak Citra di Desa Tengguli, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Jumat (17/7).

Kunjungan tersebut dalam rangka melihat operasional pola rantai pasar atau tata niaga karet di daerah itu. UPPB Sidak Citra yang dimulai 2014 akan dijadikan contoh bagi petani di Kalbar.

UPPB yang diketuai Bapak Rustamrin Roji hadir di tengah petani mampu menjaga mutu karet petani sehingga harga juga lebih tinggi. Kemudian UPPB juga bisa memberikan stabilisasi harga dan bisa mencegah permainan harga oleh tangkulak.

Disbun Kalbar tengah menyiapkan dan mendorong pembentukan UPPB baru di Kalbar dan ini akan menjadi program inovasi untuk memberikan nilai tambah bagi petani.

Kunjungan Pabrik Pengolahan Karet PT. Sumber Jantin di Sambas

Kadisbun Provinsi Kalbar dan Kadistan Sambas mengunjungi pabrik pengolahan karet, PT.Sumber Jantin di Sambas.

"Mutu karet sangat menentukan harga karet pekebun. Sejauh ini harga tingkat pabrik normal," ujar Kadisbun Kalbar, Heronimus Hero saat melihat langsung operasional pabrik karet di Sambas tersebut. Bukti bahwa mutu menetukan harga karet juga dikatakan oleh Pak Rustam, Ketua Unit Pengolah Dan Pemasar Bahan Olah Karet di Sajad Sambas, bahwa benar selama ini mereka mendapatkan harga jual yg sangat pantas, yaitu sekitar 9000 s.d 11 ribu per kg.

Selain ke pabrik karet, Kadisbun Kalbar juga silaturahim ke Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili.

Pada kesempatan itu, Bupati Sambas berharap tata niaga karet bisa memberikan harga yang lebih wajar bagi pekebun.

Bupati sangat mendukung adanya upaya pemerintah untuk melakukan pembinaan tata niaga karet agar lebih efisien dan bisa memberikan harga yg lebih wajar kepada petani. Apa lagi karet menjadi komoditi yang sudah akrab dengan kehidupan masyarakat

Di Kabupaten Sambas, terdapat sekitar 50 ribu Ha karet. Namun saat ini sekitar 16 ribu ha sudah tua dan kurang produktif. Sehingga hal itu perlu peremajaan.